Sebenarnya aku sesaja nak tulis benda ni sebab otak aku tertanya-tanya. Kenapa aku masih lagi belum jadi kaya? Kenapa masih ada dikalangan bangsa aku yang mengangkat kening atau mencebik bibir bila orang yang sebangsa dengan mereka berkereta, berumah dan berbini yang besar-besar? Teringat aku kisah 'Seniman Bujang Lapuk'....'Orang baru mau mintak kirja, lu orang sudah macam-macam cakap. Amacam lu punya bangsa mau maju? Lu punya nasib lu makan, Dia punya nasib dia makan...apa salah kita makan sama-sama'...Aku tak pernah impikan kemewahan tapi cukuplah dengan kesenangan