Malah Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak sudi melihat orang yang mengerjakan sembahyang yang tidak melakukan “thuma’ninah” ketika i’tidal sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
“Allah tidak akan melihat sembahyang seorang hamba yang tidak meluruskan tulang rusuknya di antara rukuk dan sujud (yakni iktidal).” (Hadis riwayat Imam Ahmad dan Thabrani – sila rujuk kitab Al-Mu’jam Al-Kabir).
selanjutnya disini--->;abu hanifa